25 February 2012

5 Hal yang perlu diperhatikan ketika usaha sudah berjalan

Ketika sebuah usaha kecil dan rumahan sudah mulai berjalan, pemilik usaha perlu melakukan langkah-langkah “perawatan” agar usaha yang dimilikinya bisa beroperasi dengan baik.

Layaknya kendaraan, sebuah usaha yang diperiksa secara berkala akan mempunyai peluang yang lebih baik untuk bisa tumbuh dan berkembang.
Berikut adalah lima bidang perawatan yang perlu mendapat perhatian dari pemilik usaha kecil dan rumahan:

1. Catatan keuangan


Apabila arus uang diibaratkan sebuah mobil, maka catatan keuangan adalah jalan rayanya. Tanpa catatan keuangan yang rapih, arus keluar masuk uang bisa menjadi tersendat atau malah jadi tidak jelas peruntukkannya.

Yang demikian tentunya bisa berakibat fatal pada kelangsungan hidup usaha itu sendiri. Catatan keuangan yang baik idealnya adalah dengan menerapkan sistem akuntansi.

Tapi harus diakui, sistem akuntansi mungkin bukan hal yang mudah untuk bisa dimengerti ataupun diterapkan oleh para pemilik usaha kecil dan rumahan.

Meskipun begitu, catatan keuangan tetap menjadi sebuah hal mutlak yang harus dimiliki oleh setiap pemilik usaha. Apabila sistem akuntansi belum memungkinkan untuk diterapkan, ada cara sederhana yang bisa digunakan sebagai langkah awal:
  1. Pisahkan antara keuangan pribadi dengan usaha. Buatlah rekening bank yang peruntukkannya khusus untuk kegiatan bisnis. Tak mengapa jika masih berupa rekening tabungan biasa.
  2. Gunakan buku kas. Catat setiap transaksi keuangan ke dalam buku kas. Buku kas bisa didapat dengan mudah di toko alat tulis dan harganya pun murah. Kalau tidak, bisa juga menggunakan Microsoft Excel sebagai penggantinya.
  3. Buat anggaran. Anggaran akan memudahkan kita untuk mengatur dana yang dimiliki, dan tak hanya itu, anggaran juga akan mendisiplinkan kita dalam menggunakan uang.


2. Sumber daya manusia


Pada tahap awal, pemilik usaha kemungkinan besar adalah orang yang akan melakukan segalanya. Tapi ketika bisnis mulai tumbuh, pemilik usaha akan memerlukan bantuan tenaga kerja.

Ini merupakan hal yang biasa dan dengan adanya dukungan tenaga kerja, pemilik usaha akan bisa fokus pada hal-hal yang lebih prioritas.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka pemilik usaha akan dituntut untuk bisa menemukan dan menempatkan orang yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Bagi usaha kecil dan rumahan, orang-orang terdekat seperti keluarga, tetangga, ataupun masyarakat sekitar adalah di mana mereka umumnya menemukan orang-orang yang dimaksud.

Selanjutnya, pemilik usaha juga perlu menciptakan sebuah lingkungan kerja yang kondusif, sehat, dan aman agar produktivitas pekerja menjadi optimal.

3. Pemasaran


Teknik pemasaran yang selama ini digunakan mungkin tidak akan efektif lagi di bulan atau tahun-tahun mendatang. Karenanya, penting bagi sebuah usaha untuk bisa membaca trend yang terjadi di pasar konsumennya.

Contoh, jika pasar yang dituju adalah anak remaja, memasang iklan di koran nasional bukanlah strategi yang efektif.

Selain mahal, remaja saat ini lebih banyak mendapatkan informasi dari teman dan Internet. Sehingga bepromosi dan memasang iklan di Facebook misalnya, akan lebih tepat sasaran.

Ingat, yang dibutuhkan di sini bukanlah sesuatu yang mahal ataupun canggih, tapi sesuatu yang relevan dengan pasar yang dituju.

4. Layanan konsumen


Salah satu penentu keberhasilan sebuah usaha kecil dan rumahan adalah kualitas layanan yang diberikan kepada para konsumen.

Sebuah produk yang bagus sekalipun bisa gagal dipasaran jika tidak didukung oleh layanan konsumen yang baik.

Konsumen saat ini sudah semakin cerdas dan mereka tak akan segan untuk menyuarakan ketidakpuasannya, dan jika dirasa perlu, mereka akan dengan mudah berpindah ke yang lain. 

5. Kualitas produk dan inovasi


Keputusan konsumen untuk membeli sebuah produk didasari oleh sejumlah faktor, dan salah satunya adalah kualitas produk itu sendiri.

Meskipun skala bisnisnya masih kecil ataupun rumahan, ini tidak berarti usaha tersebut tidak bisa menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Justru ini merupakan saat yang baik untuk menghasilkan produk yang kualitasnya di atas rata-rata.

Mengapa? Karena hal tersebut bisa menjadi tiket kita untuk mendapatkan promosi gratis dari para konsumen melalui word-of-mouth-marketing. Di dunia bisnis, word-of-mouth-marketing adalah promosi yang paling ampuh, lebih dipercaya, dan cepat penyebarannya.

Tak sampai di situ, word-of-mouth-marketing juga diyakini sebagai salah satu cara terbaik untuk membangun sebuah brand/business image. Kualitas merupakan salah satu indikator yang turut menentukan reputasi usaha di mata konsumen dan para kompetitor.

Namun kualitas juga membutuhkan dukungan inovasi agar loyalitas konsumen tetap terjaga dan juga membuka peluang untuk menarik konsumen-konsumen baru.

Inovasi itu sendiri bisa berarti mendatangkan produk baru, atau melakukan perbaikan-perbaikan terhadap produk yang sudah ada. Seperti perubahan desain, packaging, ataupun sekedar penambahan koleksi warna.
...
Adalah sebuah pencapaian yang membanggakan ketika usaha yang Anda rintis mulai berjalan dan menampakkan hasil. Sebagai pemiliknya, Anda tentu ingin semuanya berjalan dengan baik sehingga “mesin uang” Anda tersebut bisa tumbuh dan berkembang.

Lima hal yang sudah disampaikan di atas merupakan bidang-bidang yang perlu mendapatkan perhatian dari pemilik usaha.

Karena layaknya sebuah kendaraan, sebuah usaha kecil dan rumahan juga perlu mendapatkan perawatan rutin untuk menunjang eksistensinya di masa-masa yang akan datang.

No comments:

Post a Comment