Saat jauh dari keluarga




Sebagai seorang ayah, salah satu hal terberat untuk saya adalah berada jauh dari anak-anak. Terutama di akhir pekan. Seperti kemarin misalnya, di mana hari Sabtu dan Minggu saya harus berada di tempat kerja dan meninggalkan anak-anak di rumah bersama bundanya.

Sebenarnya sih tidak terlalu gimana-gimana juga, dan mereka pun sebenarnya baik-baik saja. Tapi saya akui ada rasa rindu yang membuat saya meringis. Terutama ketika melihat anak lain yang bertingkah seperti anak-anak saya di rumah.

Keberadaan anak-anak merupakan hiburan yang tak tergantikan dan selalu saja ada hal-hal kecil yang membuat saya merindukan untuk segera pulang ke rumah.

Misalnya sepulang kerja Nanami selalu menyambut saya dan bertanya "Ayah bawa apa untuk Mimi?" Kalau saya tidak bawa apa-apa, dia suka pura-pura ngambek. Tapi tak lama kemudian sudah tertawa lagi dan menceritakan harinya di sekolah. Sedangkan Eiji, dia menyambut ayahnya dengan senyuman dan merangkak mendekati untuk minta digendong.

Saya akui memang ada kalanya saya merasa lelah dan menjadi tak sabar karena keinginan untuk memiliki sesuatu belum juga terpenuhi. Tapi, berada jauh dari anak dan istri kerap menyadarkan saya bahwa kebahagiaan sebagai keluarga jauh lebih penting dari itu semua.

Dan jika diresapi lagi, kebahagiaan seperti ini tentunya tak lepas dari peran istri tercinta.

Dialah wanita hebat yang tanpa pamrih merawat anak-anak saya sampai sekarang, dan keberadaan mereka bertiga adalah karunia yang sangat indah yang Allah amanahkan kepada saya.


Berada jauh dari orang-orang terdekat merupakan hal yang tidak mudah, dan ada kalanya membuat saya meringis dan merindukan untuk bisa cepat pulang ke rumah.

Meski ada kalanya saya harus lebih bersabar untuk bisa mendapatkan apa yang saya inginkan, tapi kepemilikan benda tidak akan pernah bisa menggantikan kebahagiaan bersama anak dan istri tercinta.

Merekalah yang berikan kekuatan saat saya lelah dan lemah, mereka juga yang berikan semangat ketika saya butuh perhatian dan kasih sayang, dan tentunya mereka pulalah yang berikan kedamaian saat saya pulang ke rumah.

I love you guys!

Share This:

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar