Sudah jomblo, jangan pula tak punya uang


Banyak yang punya pandangan kalau menjomblo itu sesuatu yang menyedihkan. Apalagi kalau orang-orang di sekeliling kita terlihat bahagia dengan pasangannya. Belum lagi kalau ada sindiran-sindiran halus namun menyakitkan. Duh, rasanya sengsara sekali hidup seorang diri.

Ah, tapi tahu tidak? Jomblo itu bukan sesuatu yang baru, dan jomblo itu ada di mana-mana. So, tidak perlulah bersedih-sedih dan menjadi murung. Justru kejombloan saat ini adalah saat terbaik untuk jadi pengusaha dan menghasilkan uang.

Tidak perlu lagi bingung ataupun gundah karena ditanya kapan nikah. Tak perlu pula mengawang-awang menunggu kekasih datang. Karena sebenarnya seorang jomblo berada di posisi yang sangat bagus untuk punya mesin uang.

Kok bisa?

Bisa dong. Karena seorang jomblo punya keuntungan yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang sudah punya pasangan: waktu.

Berhubung masih jomblo, kita tidak perlu dipusingkan dengan urusan-urusan asmara yang biasanya menyita banyak waktu. Kalau lagi akur, banyak waktu yang terbuang dengan gombalan. Tapi kalau lagi ribut? Waktu habis untuk memikirkan hal-hal yang cuma membuat hati menjadi tambah kesal.

Coba bayangkan kalau waktu yang terbuang tadi digunakan untuk memasarkan produk? Atau untuk melayani pelanggan? Sudah berapa banyak peluang bisnis yang terlewatkan begitu saja karena urusan asmara?

Lalu, jomblo juga diuntungkan karena tidak punya tanggungan. Kamu tidak perlu pusing memikirkan tentang susu anak, popok, bayar tagihan listrik, cicilan, dan sebagainya. Sehingga berapa pun penghasilan kamu saat ini, kamu bisa alokasikan untuk keperluan modal dan investasi peralatan.

Beda kalau misalnya sudah berkeluarga dan punya tanggungan. Hampir bisa dipastikan sebagian besar pendapatan kita akan dibelanjakan untuk membiayai mereka yang menjadi tanggungan.

Tak hanya itu, orang yang sudah berkeluarga biasanya juga berubah menjadi lebih hati-hati (baca: takut). Mereka akan berpikir berkali-kali untuk punya usaha dan ujung-ujungnya malah tidak kesampaian. Kalau sudah begitu, cita-cita punya mesin uang tinggalah kenangan.

Tapi untuk jomblo? Seorang jomblo bisa lebih cepat jadi pengusaha karena dia punya kendali penuh dan tidak dibebani oleh pikiran-pikiran yang justru membuat ragu untuk melangkah. Seorang jomblo bisa dengan percaya diri mengatakan, “Jadi pengusaha? Ayo! Siapa takut?!”

Kalau sudah begitu, maka ketika orang lain sibuk menghabiskan uang, seorang jomblo justru punya kesempatan untuk menambah penghasilan. Ketika orang bingung bagaimana mencari tambahan uang, seorang jomblo justru punya usaha yang terus berkembang. Lalu hebatnya ketika orang pusing karena tabungannya masih saja kurang, seorang pengusaha jomblo justru sibuk buka cabang.

Wuih, beruntung sekali kalau begitu orang-orang jomblo ya?

Iya dong!

Nah, kalau seorang jomblo bisa seperti itu, apakah masih menyia-nyiakan waktu dan sibuk bersedih lantaran kekasih tak juga datang? Tidak kan? Karena kalau jomblo sudah punya pegangan, tanpa dicaripun, cinta akan bertandang dan tak mau pulang.

Share This:

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar